Kerapatan Barisan Muspika Belitang: Menyisir Lahan Rawan, Menjaga Langit OKU Timur Tetap Biru
Di tengah teriknya musim kemarau El Nino, komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Muspika Belitang. Langkah bersama ini dilakukan demi memastikan wilayah Kecamatan Belitang terbebas dari ancaman asap dan titik api.
Personel gabungan dari Polsek Belitang I, TNI, Satpol PP, perangkat desa, hingga Relawan Masyarakat Peduli Api bergerak menyusuri kawasan rawan Karhutla di Desa Sukajadi. Tak hanya berpatroli, aparat dan tokoh masyarakat ini menyapa warga secara humanis untuk memberikan pemahaman tentang bahaya laten kebakaran lahan.
Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi kunci utama pencegahan. Warga diminta segera melapor kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau perangkat desa jika menemukan percikan api sekecil apa pun di sekitar pemukiman maupun perkebunan.
Poin Penting Himbauan Muspika Belitang:
-
Stop Buka Lahan dengan Api: Dilarang keras membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar.
-
Waspada Kelalaian Kecil: Hindari membuang puntung rokok sembarangan dan pembakaran sampah tanpa pengawasan di area kering.
-
Ancaman Pidana Tegas: Pelaku pembakaran diancam hukuman 10 tahun penjara serta denda Rp10 Miliar.
-
Respon Cepat Laporan: Segera koordinasi dengan Tiga Pilar (Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas) jika melihat potensi titik api.
Dengan sinergi yang solid antara petugas dan masyarakat, Kecamatan Belitang optimistis dapat menekan risiko Karhutla demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
















Leave a Reply