Lintangmedia

Akurat, cepat dan terpercaya

Tembus Senja dan Terhalang Sungai, Personel Polsek Cempaka Jalan Kaki 500 Meter Cek Hotspot Tanjung Mas

OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Menanggulangi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak selalu berhadapan dengan medan yang mulus. Dedikasi tanpa batas dan respons cepat selalu ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka setiap kali satelit mendeteksi kemunculan titik panas (hotspot), meski harus berhadapan dengan rintangan alam dan gelapnya malam.

Pada hari Minggu (16/08/2026), tepat saat hari mulai beranjak gelap sekira pukul 18.00 WIB, personel piket Polsek Cempaka langsung merespons pantauan titik hotspot dari Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel (pantauan LAPAN) dan Satgas Karhutla Sumsel 2026. Berdasarkan titik koordinat pada aplikasi dan panduan Google Maps, titik panas tersebut berada di wilayah hukum Polsek Cempaka.

Tugas penelusuran lokasi ini dikawal oleh kekuatan empat personel tangguh dari jajaran Polsek Cempaka, yang diawaki oleh:

  • Aipda Eka Agus Wijaya

  • Bripka Dedi Darmansyah

  • Bripka Hengki Gunawan

  • Brigpol Harwani

Berdasarkan pelacakan koordinat, lokasi hotspot tersebut diidentifikasi berada di kawasan dekat Desa Tanjung Mas, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur. Menurut keterangan perangkat desa setempat, area tersebut merupakan lahan gambut yang status kepemilikannya adalah milik Desa Tanjung Mas.

Tingginya komitmen personel dibuktikan dengan upaya penelusuran fisik. Mengingat akses jalan yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan bermotor hingga ke titik pusat, keempat personel memutuskan untuk berjalan kaki menembus medan sejauh kurang lebih 500 meter.

Namun, kegigihan tim patroli harus terhenti oleh rintangan alam. Perjalanan menuju titik lokasi tak dapat dilanjutkan karena terhalang oleh bentangan sungai, tanpa adanya akses jembatan atau jalur penyeberangan. Mengingat situasi yang sudah sepenuhnya gelap gulita dan mempertimbangkan faktor keselamatan personel (safety first), tim akhirnya menghentikan penyisiran fisik di batas sungai tersebut.

Meski tidak dapat menjangkau titik pusat api secara langsung, upaya maksimal dan hasil Ground Check lapangan ini telah dilaporkan secara komprehensif. Data tersebut telah berhasil disinkronisasi serta diverifikasi sepenuhnya ke dalam sistem Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel dan Aplikasi Songket.

Hingga laporan ini diturunkan, penyebab pasti kemunculan titik panas maupun estimasi luas lahan yang terbakar masih dalam tahap Penyelidikan (LIDIK). Situasi di wilayah Desa Tanjung Mas dan sekitarnya pascapengecekan dilaporkan tetap dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *