OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Fluktuasi cuaca dan kondisi geografis wilayah yang beririsan langsung dengan aliran sungai serta perbukitan menuntut tingkat kesiapsiagaan yang ekstra. Memegang prinsip bahwa pencegahan jauh lebih berharga daripada penanggulangan pasca-kejadian, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka terus menggalakkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Penanggulangan Bencana Alam.
Pada hari ini, Selasa (23/06/2026), terhitung mulai pukul 08.00 WIB pagi hingga 18.00 WIB petang, Unit Patroli Polsek Cempaka melaksanakan penyisiran dan pemantauan titik-titik rawan secara maraton di seluruh Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Cempaka.
Tugas yang mengedepankan perlindungan dan keselamatan nyawa masyarakat ini dipimpin langsung oleh Aipda Yudi, dengan mengawal kekuatan penuh sebanyak 4 (empat) personel kepolisian.
Berdasarkan hasil pantauan menyeluruh di lapangan selama 10 jam giat berlangsung, situasi kewilayahan dilaporkan sangat kondusif. Tidak ada kejadian bencana alam (Nihil), dan dipastikan tidak ada kerugian baik berupa korban jiwa maupun harta benda. Meski situasi aman terkendali, personel Polsek Cempaka pantang untuk menurunkan radar kewaspadaannya.
Secara proaktif, petugas di lapangan melakukan serangkaian upaya terpadu yang dibagi menjadi dua fokus langkah taktis, yakni:
1. Upaya Mitigasi Bencana:
Pengecekan Aliran Sungai: Melakukan peninjauan langsung terhadap debit air di daerah yang dipetakan sebagai titik rawan banjir.
Pemasangan Rambu dan Spanduk: Menempatkan rambu-rambu visual di titik jalan rawan longsor serta membentangkan spanduk imbauan siaga bencana di area strategis.
Patroli Terpadu: Melaksanakan mobilitas penyisiran wilayah untuk memastikan kondisi geografis desa tetap aman untuk dilintasi.
2. Upaya Pencegahan dan Edukasi:
Warning Sungai Komering: Memberikan imbauan tegas kepada warga, khususnya yang bermukim atau beraktivitas di bantaran sungai, agar selalu mewaspadai potensi kenaikan debit air Sungai Komering secara tiba-tiba.
Sambang dan Binluh: Melakukan edukasi tatap muka (Pembinaan dan Penyuluhan) kepada pengguna jalan agar ekstra berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor.
Sinergi Instansi: Melaksanakan koordinasi aktif dengan berbagai instansi terkait di tingkat kecamatan guna merapatkan barisan dalam menghadapi potensi keadaan darurat.
”Kehadiran kami di lapangan selama seharian penuh ini adalah wujud implementasi early warning system atau sistem peringatan dini. Kami memastikan rambu terpasang, debit air terpantau, dan yang paling penting, masyarakat teredukasi. Kami harap warga memiliki alarm kewaspadaan mandiri, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat Sungai Komering,” tegas Aipda Yudi mewakili pimpinan.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli mitigasi ini ditutup pada pukul 18.00 WIB, wilayah hukum Polsek Cempaka terpantau sangat aman dan tertib. Kepolisian terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tanggap cuaca dan segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat desa jika menemukan adanya potensi pergeseran tanah maupun luapan air di lingkungannya.














Leave a Reply