OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Hari Senin senantiasa diwarnai dengan tingginya dinamika aktivitas masyarakat, baik yang berangkat bekerja, bertani, maupun mengurus berbagai keperluan lainnya. Namun, tingginya aktivitas ini kerap membuat sejumlah jalan poros antardesa menjadi lebih lengang di jam-jam tertentu. Mengantisipasi celah kerawanan tersebut, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka langsung tancap gas mengintensifkan pengawasan di lapangan.
Pada hari Senin (22/06/2026), tepat mulai pukul 11.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Bergerak di bawah sengatan terik matahari siang, petugas memfokuskan pergerakan pada patroli daerah rawan guna mengantisipasi secara tegas potensi Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta berbagai bentuk aksi kejahatan jalanan.
Penyisiran di siang bolong pada awal pekan ini memprioritaskan dua area akses perlintasan utama yang dipetakan sebagai titik rawan, yakni Jalan Raya Desa Harisan Jaya dan Jalan Raya Desa Sukabumi, Kecamatan Cempaka. Guna memastikan pengawasan berjalan maksimal dan tanpa celah, petugas secara estafet sukses merampungkan total 2 (dua) giat pemantauan di jalur tersebut.
Tugas pengamanan dan penyisiran kewilayahan ini dikawal penuh oleh kekuatan empat personel tangguh dari Polsek Cempaka. Tetap siaga memantau langsung situasi di lapangan tanpa memedulikan cuaca panas, tim patroli ini diawaki oleh Aipda Yudi P, Bripka John H, Bripka Rachman M, dan Brigpol Dodi I.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara berkeliling (mobile) menyusuri jalan poros dan area perkebunan, serta menyempatkan diri untuk berhenti sejenak (stasioner) di titik-titik sepi yang minim permukiman warga. Kehadiran mobil patroli kepolisian yang siaga menyisir jalanan di siang hari ini terbukti efektif sebagai shock therapy, mempersempit ruang gerak sekaligus menggugurkan niat para pelaku kejahatan yang tengah mencari mangsa.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli antisipasi 3C di jalur Desa Harisan Jaya dan Desa Sukabumi tersebut usai dilaksanakan, situasi di lapangan dilaporkan terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas mengalir lancar, dan masyarakat dapat melanjutkan produktivitas di awal pekan dengan tenang tanpa adanya rasa cemas terhadap gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).














Leave a Reply