Kawal Malam Hari, Personil Polsek Belitang I Amankan Jalur Poros hingga Pantau Debit Air Sungai
Intensifkan KRYD Jelang Tengah Malam Guna Jamin Kamtibmas dan Antisipasi Potensi Gangguan Alam
OKU TIMUR – Menjaga kondusifitas wilayah hukum di malam hari memerlukan kesiapsiagaan yang menyeluruh, baik dalam mengantisipasi tindak kriminalitas maupun potensi gangguan alam. Menjawab tantangan tersebut, jajaran Polsek Belitang I, Polres OKU Timur, kembali bergerak memperketat pengawasan. Pada Selasa malam, 09 Juni 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga menjelang tengah malam pukul 23.00 WIB, jajaran kepolisian menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) demi memberikan rasa aman maksimal saat warga mulai beristirahat.
Enam Agenda Prioritas Dikawal Ketat Lewat Patroli Mobile di Tiga Desa Strategis
Operasi preventif malam ini digawangi oleh tim lapangan yang solid berkekuatan 3 (tiga) personil berpengalaman, yaitu Aiptu Tandian, Aipda Anderi Alfani, dan Bripka Kuspiri. Dengan mengendarai armada patroli, tim kepolisian menyisir rute-rute jalan poros dan pemukiman warga secara bergantian di tiga wilayah desa, meliputi Desa Gumawang, Desa Tegal Rejo, dan Desa Sukajadi.
Dalam durasi dua jam yang intensif tersebut, petugas secara taktis mengawal 6 (enam) agenda prioritas sekaligus:
-
Patroli KRYD di sepanjang jalan raya poros utama guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
-
Dialogis menyambangi titik kumpul warga untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas.
-
Edukasi langsung mengenai pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan berkendara malam.
-
Pengawasan intensif di beberapa titik daerah rawan kriminalitas.
-
Patroli khusus sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor).
-
Patroli mitigasi peninjauan langsung kondisi debit air Sungai Belitang sebagai langkah deteksi dini luapan air.
Rapor Bersih Akhir Tugas: Zero Kriminalitas dan Situasi Wilayah Aman Terkendali
Kehadiran aktif petugas berseragam dengan sorot lampu rotator khas kepolisian terbukti ampuh menyurutkan niat para pelaku pelanggaran hukum untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan laporan resmi yang diteruskan kepada Kapolres OKU Timur, hasil penindakan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat malam itu dinyatakan bersih atau Nihil—termasuk premanisme, sajam, senpi, narkoba, miras, hingga keberadaan kendaraan (R2 dan R4) tanpa dokumen resmi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan situasi dipastikan sepenuhnya kondusif.
















Leave a Reply