Mitigasi Dini dan Pemetaan Daerah Rawan: Personel Polsek Belitang I Gencarkan Upaya Penanggulangan Bencana Alam di Aliran Sungai Desa Gedung Rejo
Guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem serta meminimalisir risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil, jajaran Polsek Belitang I mengambil langkah proaktif melalui penguatan fungsi manajemen bencana. Pada Senin siang, unit patroli taktis dikerahkan ke sejumlah titik geografis yang dipetakan memiliki kerawanan tinggi. Langkah preventif ini dilakukan sebagai wujud kesiapsiagaan instansi kepolisian dalam mengawal keselamatan masyarakat serta memastikan jalur transportasi dan kawasan pemukiman penduduk tetap aman dari ancaman gangguan alam.
Pengecekan Aliran Sungai Belitang dan Pemasangan Rambu Peringatan
Kegiatan operasi kemanusiaan yang berfokus pada penanggulangan bencana alam ini dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, dimulai tepat pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pelaksanaan giat di lapangan menyasar kawasan bantaran air dengan fokus lokasi sebagai berikut:
-
Aliran Sungai Belitang yang melintasi kawasan Desa Gedung Rejo, Kecamatan Belitang.
Meskipun dalam pemantauan ini status bencana alam maupun kerugian berupa korban jiwa dan harta benda tercatat nihil, personel di lapangan tetap melaksanakan standardisasi prosedur penyelamatan secara ketat melalui dua aspek utama, yaitu:
A. Tindakan Mitigasi Bencana di Lapangan
-
Pemasangan Sarana Peringatan: Melakukan pemasangan rambu-rambu pengaman dan pembatas di sejumlah titik badan jalan yang mengalami keretakan atau longsor guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
-
Sosialisasi Pengguna Jalan: Memberikan imbauan secara langsung kepada para pengendara roda dua maupun roda empat agar meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan laju kendaraan saat melintas di jalur rawan longsor tersebut.
-
Kontrol Fluktuasi Air: Melakukan peninjauan dan pengecekan secara visual terhadap kondisi arus serta kedalaman aliran sungai di daerah rawan genangan banjir.
-
Pemasangan Media Edukasi: Memasang spanduk-spanduk imbauan strategis terkait penanggulangan bencana alam di area yang mudah terlihat oleh masyarakat luas.
B. Langkah Pencegahan dan Edukasi Kolektif
-
Penyebaran Imbauan Banjir: Memberikan peringatan dini kepada warga yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai agar selalu waspada terhadap potensi kenaikan debit air Sungai Belitang yang dapat memicu luapan banjir secara tiba-tiba.
-
Sinergitas Antar-Instansi: Melaksanakan koordinasi berkala dengan pihak pemerintah desa serta instansi terkait guna menyelaraskan pola penanganan yang cepat dan tepat apabila terjadi situasi darurat.
-
Sambang Kamtibmas: Menggelar kegiatan sambang dan bimbingan luhur (binluh) secara interpersonal untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, seperti tidak membuang sampah ke aliran sungai.
Kesiapsiagaan Tiga Personel Taktis di Bawah Komando Pimpinan
Giat tanggap bencana yang berjalan humanis ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Belitang I, AKP Johan Syafri, S.E., dengan menurunkan tiga personel operasional yang bersiaga penuh di lokasi, yaitu Aiptu Tandian, Aipda Anderi Alfani, dan Bripka Kuspiri.
Melalui integrasi kerja keras personel di lapangan serta respons kooperatif dari warga Desa Gedung Rejo, seluruh rangkaian kegiatan mitigasi dan pencegahan bencana ini dapat terselenggara dengan sangat lancar. Situasi kamtibmas serta kondisi lingkungan di sepanjang aliran sungai dilaporkan berada dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif.
















Leave a Reply