Jaga Ketertiban Menjelang Petang: Patroli KRYD Sore Hari Polsek Belitang I Antisipasi 3C dan Aksi Balap Liar
Guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas pada jam sibuk sore hari serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang beraktivitas, jajaran Polsek Belitang I kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Fokus operasional kali ini diarahkan pada pengawasan jalur poros antar-desa untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan konvensional sekaligus meredam potensi kenakalan remaja yang kerap memanfaatkan kelengahan situasi menjelang waktu petang.
Penyisiran Jalur Poros Utama dan Langkah Preventif di Titik Rawan
Operasi pengamanan bergerak (mobile) ini berlangsung selama satu setengah jam, dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Unit patroli taktis menyisir trek lurus dan titik-titik rawan berkumpulnya pemuda di sepanjang rute perlintasan utama, yang meliputi:
-
Jalan Raya Gumawang
-
Jalan Raya Mojosari
-
Jalan Raya Desa Sumber Suko Jaya
Dalam pelaksanaannya, tim di lapangan mengintegrasikan enam agenda pokok, termasuk patroli jalan raya, pengawasan daerah rawan kriminalitas, serta langkah antisipasi dini terhadap tindak pidana kejahatan jalanan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).
Mengingat waktu sore hari sering kali disalahgunakan oleh sekelompok remaja untuk berkumpul di bahu jalan, petugas memberikan atensi khusus pada patroli antisipasi balap liar guna mencegah terjadinya aksi kebut-kebutan yang membahayakan pengguna jalan lain. Sembari memantau situasi, personel juga melakukan pendekatan dialogis dengan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga sekitar serta edukasi tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kesiapsiagaan Tiga Personel Sigap dengan Capaian Wilayah yang Kondusif
Giat KRYD sore hari ini diperkuat oleh tiga personel tangguh dari Polsek Belitang I, yaitu Bripka Rudi Setiawan, S.E., Bripka Bambang Sukriyadin, S.H., dan Brigpol Noperiyadi Tikawari. Melalui kesiapsiagaan dan ketelitian petugas dalam memantau setiap titik perlintasan, kepatuhan hukum masyarakat di sepanjang jalur tersebut dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat baik.
Berdasarkan kompilasi data hasil operasi di lapangan, petugas memastikan tidak ditemukan adanya indikasi praktik premanisme, peredaran minuman keras (miras), maupun penyalahgunaan narkoba. Kondisi kamtibmas wilayah juga dipastikan bersih dari kepemilikan senjata tajam (sajam) serta senjata api (senpi) ilegal. Kepatuhan para pengendara pun dinilai sangat tinggi; tidak ditemukan adanya kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berkendara tanpa dokumen resmi (bodong). Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di sepanjang rute patroli dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sepenuhnya terkendali.
















Leave a Reply