Ciptakan Rasa Aman di Awal Pekan: Patroli Malam KRYD Polsek Belitang I Jaga Stabilitas Kamtibmas
Guna mengawal ketenteraman masyarakat saat beristirahat di awal pekan, jajaran Polsek Belitang I terus aktif mengamankan ruang publik melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Pada Senin malam, unit patroli dikerahkan ke titik-titik strategis dan kawasan pemukiman. Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen kepolisian dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, serta memastikan ketertiban umum tetap terjaga.
Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Edukasi Kamtibmas Dialogis
Operasi pengamanan malam hari ini berlangsung selama dua jam penuh, dimulai dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Jalur patroli taktis difokuskan pada tiga desa yang memiliki dinamika aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, meliputi Desa Sidomakmur, Desa Gumawang, dan Desa Tegalrejo. Personel di lapangan mengemban lima agenda pokok, di antaranya patroli jalan raya, pengawasan arus lalu lintas malam, serta antisipasi aksi balap liar.
Penebalan kehadiran polisi di rute tersebut ditujukan khusus untuk mengantisipasi potensi tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) yang rawan memanfaatkan kelengahan situasi di malam hari. Di samping melakukan pengawasan bergerak (mobile), petugas juga melaksanakan patroli sambang secara dialogis. Petugas menemui warga yang masih beraktivitas di luar rumah untuk menyampaikan himbauan kamtibmas secara humanis agar selalu bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Pengawasan Melekat Tiga Personel dengan Hasil Operasi yang Kondusif
Giat patroli KRYD ini diperkuat oleh tiga personel sigap dari Polsek Belitang I, yaitu Bripka Golden S., Brigadir Andi Saputra, dan Briptu Rio Okta. Melalui ketelitian petugas dalam memantau situasi di sepanjang rute yang dilalui, kepatuhan hukum masyarakat setempat dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat baik.
Berdasarkan laporan hasil penyisiran di lapangan, petugas memastikan tidak ditemukannya indikasi praktik premanisme, peredaran minuman keras (miras), maupun penyalahgunaan narkoba. Kondisi wilayah juga dipastikan bersih dari kepemilikan senjata tajam (sajam) serta senjata api (senpi) ilegal. Begitu pula dengan kelengkapan kendaraan, tidak ditemukan adanya roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berkendara tanpa dokumen resmi (bodong), sehingga nihil dari tindakan tilang. Hingga giat berakhir pada pukul 23.00 WIB, situasi di ketiga desa tersebut dilaporkan aman, tertib, lancar, dan sepenuhnya terkendali.
















Leave a Reply