Mengawal Keheningan Menjelang Fajar: Patroli Dini Hari KRYD Polsek Belitang I Persempit Ruang Gerak Kriminalitas
Ketika sebagian besar warga masyarakat masih terlelap dalam istirahat malam, jajaran personel Polsek Belitang I tetap bersiaga penuh di garis depan. Di jam-jam rawan menjelang fajar pada awal pekan, tim patroli dikerahkan untuk menyisir jalur-jalur sepi dan kawasan pemukiman yang dinilai rawan gangguan keamanan. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan situasi kamtibmas tetap stabil, sekaligus mengeliminasi segala potensi niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan jalanan.
Penyisiran Jalur Poros Empat Desa dan Antisipasi Aksi Balap Liar
Operasi preventif yang berlangsung selama dua jam penuh, dimulai sejak pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, mengambil rute penyisiran di empat desa strategis, meliputi Desa Gumawang, Desa Sidodadi, Desa Triyoso, hingga Desa Karang Kemiri. Fokus utama pergerakan personel di lapangan adalah melakukan deteksi dini serta pencegahan terhadap potensi tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).
Selain mengawasi perumahan warga, petugas juga melakukan pemantauan intensif pada trek lurus jalan raya antar-desa guna mengantisipasi adanya aksi balap liar yang kerap meresahkan kenyamanan publik. Sembari berpatroli, petugas secara humanis memberikan himbauan kamtibmas dan edukasi tertib berlalu lintas kepada para warga serta pengemudi angkutan komoditas yang mulai memulai aktivitas dini hari menuju pasar.
Pengawasan Melekat Tiga Personel Tangguh dengan Catatan Kondusif
Giat patroli malam menjelang pagi ini diperkuat oleh tiga personel sigap Polsek Belitang I, yakni Bripka Rudi Setiawan, S.E., Bripka Bambang Sukriyadin, S.H., dan Brigpol Nopriyadi Tikawari. Berdasarkan hasil pemeriksaan selektif dan pengawasan melekat di sepanjang rute yang dilalui, tim melaporkan kepatuhan hukum yang sangat baik dari masyarakat setempat.
Petugas di lapangan memastikan tidak ditemukannya indikasi praktik premanisme, peredaran minuman keras, maupun penyalahgunakan narkoba. Keamanan wilayah juga dipastikan bersih dari kepemilikan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) ilegal. Selain itu, tidak ditemukan adanya kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang melintas tanpa dokumen resmi (bodong). Hingga operasi berakhir menjelang subuh, situasi di keempat desa tersebut dilaporkan aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali.
















Leave a Reply