Pengamanan Humanis di Gereja Santa Maria Tak Bernoda Jadi Cermin Toleransi di Belitang I
OKU TIMUR – Cahaya pagi di Desa Tegal Rejo menyambut kehadiran ratusan umat Kristiani yang hendak melaksanakan Ibadah Kenaikan Isa Almasih. Di balik kekhusyukan doa yang dipimpin oleh Romo Sukadi, SCJ dengan tema “Kenaikan Yesus Kristus”, tampak kesiapsiagaan personel Polsek Belitang I yang berjaga dengan ramah di pintu masuk gereja.
Kehadiran polisi di tengah jemaat bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi kebebasan beragama. Sebanyak 400 jemaat dapat mengikuti prosesi dengan tenang, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.
Kolaborasi Lintas Satuan Demi Kelancaran Ibadah Umat
Keberhasilan pengamanan ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara personel Polsek Belitang I, anggota Brimob Batalyon C Polda Sumsel, dan pengamanan swakarsa gereja. Personel seperti Aiptu Aris Budi Setiono hingga Brigadir Andi Saputra tampak aktif berkomunikasi dengan panitia gereja untuk mengatur alur masuk dan keluar jemaat.
Hingga rangkaian ibadah ditutup pada pukul 08.35 WIB, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Suasana kondusif yang tercipta menjadi bukti nyata bahwa kesiapan aparat dan partisipasi aktif masyarakat mampu menjaga stabilitas wilayah tetap terjaga dengan baik.












Leave a Reply