OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Menjaga ketertiban di jalan raya merupakan bagian dari upaya menciptakan rasa aman secara menyeluruh bagi masyarakat. Guna memastikan para pengguna jalan mematuhi aturan berlalu lintas sekaligus menutup celah bagi peredaran barang terlarang, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka kembali menggelar operasi penertiban di jalur strategis.
Pada hari ini, Kamis (07/05/2026), mulai pukul 10.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia selektif terhadap pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4).
Giat pemeriksaan kendaraan ini difokuskan pada dua titik akses utama, yakni di Jalan Raya Desa Sukaraja dan Jalan Raya Desa Cempaka. Untuk memastikan pengawasan yang maksimal, petugas merampungkan total 4 (empat) giat pemeriksaan secara intensif terhadap kendaraan yang melintas dari berbagai arah.
Operasi kepolisian di tengah hari ini digawangi oleh empat personel andalan yang dipimpin langsung oleh Aipda Bang Yanto. Turut memperkuat giat di lapangan adalah Bripka Arie Wibowo, Brigpol Harwani, serta Brigpol Roberto CS.
Dalam pelaksanaannya, petugas menghentikan kendaraan secara humanis untuk memeriksa kelengkapan administratif seperti SIM dan STNK, serta memastikan penggunaan helm SNI bagi pengendara motor. Selain aspek Kamseltibcarlantas, petugas juga melakukan security check pada barang bawaan dan bagasi kendaraan. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi membawa senjata tajam (Sajam), senjata api rakitan (Senpira), narkoba, maupun barang hasil kejahatan lainnya.
“Melalui razia di jalur Sukaraja dan Cempaka siang ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap disiplin dan tertib demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, pemeriksaan barang bawaan tetap kami perketat sebagai langkah antisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum kami,” tegas Aipda Bang Yanto di lokasi giat.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., secara terpisah menegaskan bahwa razia ini adalah komitmen Polri dalam memberikan rasa aman yang nyata di jalan raya. “Kehadiran anggota di lapangan bukan untuk menghambat perjalanan warga, melainkan untuk memastikan keamanan jalur perlintasan antardesa tetap terjaga dan steril dari potensi tindak kriminal,” jelasnya.
Hingga seluruh rangkaian giat berakhir, arus lalu lintas di kedua jalur tersebut dilaporkan tetap lancar dan terkendali. Para pengendara bersikap kooperatif mengikuti arahan petugas, dan situasi keamanan kewilayahan terpantau sangat aman serta kondusif.












Leave a Reply