OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Keheningan malam dan kondisi jalanan yang sepi kerap dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang di malam hari, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka terus mengintensifkan patroli malam hingga dini hari guna menutup rapat celah kriminalitas.
Pada hari Selasa (05/05/2026) malam, tepat mulai pukul 22.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus utama pada Antisipasi Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Giat penyisiran di waktu rentan ini difokuskan pada dua akses perlintasan antardesa yang dipetakan sebagai titik rawan, yakni Jalan Raya Desa Sukaraja dan Jalan Raya Desa Sukabumi. Guna memastikan wilayah tersebut steril dari ancaman, petugas merampungkan total 2 (dua) kali giat operasi secara intensif di sepanjang jalur tersebut.
Pelaksanaan tugas pengamanan malam ini digawangi oleh empat personel tangguh yang rela begadang menjaga kondusivitas kewilayahan. Tim patroli ini dipimpin oleh Aipda Yudi P., dengan didampingi secara taktis oleh Bripka John H., Bripka Rachman M., serta Bripda Wahyu S.
Dalam pergerakannya menembus malam, keempat personel ini secara cermat memantau situasi di sepanjang jalan raya yang sepi. Petugas juga memberhentikan dan memeriksa pengendara yang melintas dengan gerak-gerik mencurigakan. Langkah antisipasi ini wajib dilakukan guna mencegah peredaran barang ilegal, senjata tajam (Sajam), maupun aksi kejahatan jalanan (Begal) yang kerap mengincar pengendara malam.
“Malam ini, mulai pukul setengah sebelas, kami menyisir jalur poros Sukaraja dan Sukabumi. Kehadiran kami di jalanan pada jam rawan istirahat ini adalah wujud nyata show of force kepolisian. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan 3C untuk beraksi di wilayah Cempaka, sehingga warga yang sedang tidur di rumah maupun yang terpaksa berkendara malam merasa aman,” tegas Aipda Yudi P. di sela-sela giat patroli.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., secara terpisah menegaskan bahwa perlindungan kepada masyarakat berlaku 24 jam tanpa henti. “Anggota kita instruksikan untuk terus bergerak memantau situasi, terutama di jam-jam rawan saat tengah malam hingga subuh. Kehadiran patroli polisi diharapkan mampu memberikan efek gentar (deterrent effect) yang maksimal,” jelasnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli malam antisipasi 3C tersebut usai dilaksanakan, situasi di sepanjang jalur Desa Sukaraja dan Desa Sukabumi dilaporkan terpantau sangat aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.












Leave a Reply