Dari Harjowinangun untuk Indonesia: Intip Keseruan Wisuda Perdana S1 yang Dihadiri Sederet Tokoh Nasional.
BELITANG – Suasana haru dan bangga menyelimuti Desa Harjowinangun saat 128 mahasiswa Universitas Muhammadiyah OKU Timur resmi menyandang gelar sarjana. Wisuda ke-1 ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebangkitan pendidikan tinggi di wilayah Belitang dan sekitarnya.
Ribuan pasang mata, mulai dari orang tua hingga pejabat tinggi, menyaksikan prosesi pemindahan kuncir toga yang menandai lahirnya intelektual muda baru dari Bumi Sebiduk Sehaluan.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Pusat dan Pemerintah
Kehadiran Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc. (Ketua LLDikti Wilayah II) dan Prof. Nursaiban (Perwakilan PP Muhammadiyah) menunjukkan betapa pentingnya posisi Universitas Muhammadiyah OKU Timur dalam peta pendidikan nasional. Dukungan penuh juga datang dari jajaran kepolisian dan TNI yang memastikan keamanan selama acara berlangsung.
Janji Alumni dan Harapan Masa Depan
Setelah pembacaan Surat Keputusan Wisuda, suasana semakin syahdu saat para wisudawan membacakan ikrar bersama. Mereka berjanji untuk menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu demi kemaslahatan umat.
“Kami tidak hanya mencetak sarjana, tapi mencetak penggerak perubahan,” tegas Dr. H. Didi Franzhardi, M.Pd., Rektor Universitas Muhammadiyah OKU Timur.
Keamanan Terjaga, Acara Berlangsung Kondusif
Berkat kesiapsiagaan Kanit Intel Aiptu Abdul Rahman dan Bhabinkamtibmas Bripka Golden Siregar, arus lalu lintas dan keamanan di sekitar lokasi wisuda tetap terkendali. Hingga acara ditutup pada siang hari, seluruh keluarga wisudawan tampak bersukacita merayakan momen langka ini di halaman kampus yang tertata rapi.









Leave a Reply